kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

151 napi bandar narkotika masih aktif jualan


Kamis, 04 Februari 2016 / 16:45 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso meminta Kejaksaan Agung segera melakukan eksekusi mati terhadap 151 bandar narkotika yang telah divonis mati oleh pengadilan.

Pasalnya, 151 narapidana tersebut sampai saat ini masih aktif mengendalikan jaringan narkotika di dalam lembaga pemasyarakatan.

"Sudah kami sampaikan ke Kementerian Hukum dan HAM, serta Jaksa Agung untuk segera dilaksanakan, karena jaringannya besar dan masih aktif," ujar Budi dalam rapat di Komisi III DPR Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Menurut Buwas, panggilan Budi Waseso, BNN memiliki data lengkap dan valid mengenai 151 narapidana tersebut.

Untuk itu, guna menghentikan jaringan narkotika dari dalam lapas, BNN meminta agar 151 orang tersebut dimasukkan ke dalam daftar prioritas pelaksanaan eksekusi mati.

Pengendalian jaringan narkotika tersebut tersebar di hampir seluruh lapas di Indonesia.

Para narapidana tersebut sebagian besar mampu mendapatkan alat komunikasi canggih dan modern.

"Bahkan, mereka bisa mendapat narkoba di dalam lapas, ini bisa kita buktikan," kata dia.

(Abba Gabrillin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×