kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.955   -57,00   -0,32%
  • IDX 6.174   66,15   1,08%
  • KOMPAS100 814   12,73   1,59%
  • LQ45 622   13,36   2,19%
  • ISSI 212   0,98   0,46%
  • IDX30 352   8,14   2,37%
  • IDXHIDIV20 439   10,59   2,47%
  • IDX80 93   1,55   1,69%
  • IDXV30 118   1,05   0,90%
  • IDXQ30 113   2,90   2,63%

148 tersangka siber dideportasi ke China


Kamis, 03 Agustus 2017 / 11:53 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sebanyak 148 orang warga negara asing (WNA) tersangka kasus kejahatan siber dibawa menggunakan empat bus dari Polda Metro Jaya ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (3/8) pagi.

Para tersangka tengah diproses pihak Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta untuk dideportasi dan menjalani proses hukum di China.

"Ada 143 warga negara China, empat warga negara Taiwan, dan satu warga negara Malaysia," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto kepada pewarta, di lokasi.

Didik menjelaskan, ratusan tersangka itu ditangkap dari Jakarta, Surabaya, dan Bali, terkait kasus kejahatan siber. Para tersangka ditangkap Tim Khusus Satgas Merah Putih Bareskrim Polri dalam rentang waktu yang hampir bersamaan.

Sekitar pukul 10.30 WIB, otoritas kepolisian China dan Polri masih berkoordinasi dengan pihak Imigrasi sebelum memberangkatkan para tersangka. Rencananya, para tersangka didampingi oleh tim gabungan kepolisian akan diterbangkan dengan pesawat carteran. (Andri Donal Putera)

Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Kompas.com, berjudul: 148 Tersangka Kejahatan Siber Akan Dideportasi ke China

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×