kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Terjadi peningkatan usaha di pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, perikanan


Kamis, 12 April 2018 / 18:44 WIB
Terjadi peningkatan usaha di pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, perikanan
ILUSTRASI.


Reporter: Fauzan Zahid Abiduloh | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memprediksi kegiatan usaha pada triwulan ke-II 2018 bakal semakin membaik. Bertolak dari hasi survei kegiatan dunia usaha (SKDU) pada triwulan I-2018.

Di mana Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 8,23% pada triwulan I-2018, meningkat dari 7,40% pada triwulan IV-2017.

Peningkatan kegiatan usaha terjadi di sejumlah sektor, di antaranya:

Sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan pada kuartal I 2018 mengalami kenaikan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) menjadi 2,40% dari -1,40% di kuartal sebelumnya.

Industri Pengolahan juga naik menjadi 2,17% dari -0,12% pada kuartal sebelumnya.

Kenaikan pada dua sektor itu mendongkrak kenaikan total SBT kuartal I tahun ini. Pasalnya, 7 sektor lainnya mengalami penurunan.

Sektor pertambangan dan penggalian mengalami penurunan dari 0,08% kuartal IX tahun lalu menjadi -0,07% di kuartal I tahun ini.

Listrik, gas, dan air bersih juga mengalami penurunan dari 0,30% menjadi 0,26%. Juga diikuti oleh konstruksi dari 0,03% menjadi -0,52%.

Setelahnya, sektor perdagangan, hotel dan restoran menurun menjadi -0,53% dari 1,28%. Juga sektor pengangkutan dan komunikasi menurun dari 1,05% menjadi 0,53%.

Keuangan dan real estate turun dari 2,91% menjadi 2,62%. Adapun sektor lainnya turun menjadi 1,39% dari 3,28%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×