kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.085
  • SUN98,24 -0,14%
  • EMAS600.960 -1,65%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Revisi PP 58/2005, Kepala Daerah bisa sahkah KUA PPAS tanpa persetujuan DPRD

Senin, 12 Februari 2018 / 06:00 WIB

Revisi PP 58/2005, Kepala Daerah bisa sahkah KUA PPAS tanpa persetujuan DPRD
ILUSTRASI.
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) berencana merevisi PP 58/2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, dalam rangka mencegah praktik korupsi RAPBD.

Adapun salah satu poin revisinya adalah yaitu kewenangan kepala daerah menetapkan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tanpa persetujuan DPRD.

“Ketika sampai waktu tertentu, KUA-PPAS tidak disepakati bersama antara kepala daerah dan DPRD, maka kepala daerah berwenang untuk tetapkan KUA-PPAS tanpa persetujuan DPRD,” kata Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemdagri Syarifuddin dalam keterangan resminya.

Ketentuan tersebut dikatakan Syarifuddin dilakukan lantaran kesepakatan mengenai pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) kerap dijadikan sarana transaksi korupsi.

Selain soal wewenang kepala daerah yang diperluas, Syarifuddin menambahkan, Ditjen Binkeuda Kemendagri juga sedang menyiapkan sistem aplikasi keuangan berbasis elektronik atau e-budgeting yang wajib digunakan oleh pemerintah daerah setelah revisi PP 58/2005 rampung.

“Lebih kepada upaya agar bagaimana pengelolaan keuangan lebih transparan. Ruang-ruang yang gelap itu makin berkurang. Begitu revisi PP 58 terbit, kami luncurkan e-budgeting,” sambungnya.


Reporter: Anggar Septiadi
Editor: Yudho Winarto

KEBIJAKAN PEMDA

Komentar
TERBARU

KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0409 || diagnostic_web = 0.2516

Close [X]
×