kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Menkumham: RUU KUHP-KUHAP bukan titipan koruptor

Kamis, 27 Februari 2014 / 21:06 WIB

Menkumham: RUU KUHP-KUHAP bukan titipan koruptor
Berita Terkait

JAKARTA. Penolakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) ditanggapi serius pemerintah.

Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin menegaskan, RUU KUHP dan KUHAP tersebut bukanlah titipan para koruptor untuk mengembosi kewenangan KPK. 

"Kami ini tidak disponsori koruptor, masya Allah, saya kalau memang ada data bahwa itu disponsori koruptor, tidak usah terbukti secara hukum, cukup datanya saja, sudah tidak boleh saya menjadi menteri sehari pun, tidak boleh," tegas Amir, Kamis (27/2).

Politisi Demokrat itu mengatakan, perumusan RUU KUHP dan KUHAP tersebut dilakukan para akademisi seperti profesor Muladi, Profesor Andi Hamzah dan Profesor Muzakkir, serta banyak ahli hukum lainnya. Orang-orang yang membahas itu menurut Amir, adalah pribadi-pribadi yang berintegritas yang tidak kenal kompromi.

Ia mengatakan, usaha yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun sejak 40 tahun lalu, bahkan sudah ada tiga profesor yang membahas itu meninggal, dibatalkan hanya karena protes KPK. Sementara pembahasan tersebut sudah dimulai jauh sebelum KPK dibentuk.

"Keberatan KPK terhadap beberapa pasal sah saja, itu hak KPK, tapi tidak boleh membunuh seluruh rancangan yang 700 pasal itu," terang Amir. Amir bilang dalam perjalanan waktu terbuka ruang dilakukannya harmonisasi terhadap RUU KUHP dan KUHAP tersebut.


Reporter: Noverius Laoli
Editor: Dikky Setiawan

RUU KUHAP

Komentar
TERBARU

KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0784 || diagnostic_web = 0.2848

Close [X]
×