| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Kenaikan ICP mendorong penerimaan negara

Rabu, 15 Juni 2016 / 10:58 WIB

Kenaikan ICP mendorong penerimaan negara
Berita Terkait

Jakarta. Kenaikan asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) dari usulan pemerintah sebesar US$ 35 per barel menjadi US$ 45 per barel akan mempengaruhi postur anggaran secara keseluruhan.  

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara mengatakan, kenaikan ICP akan mempengaruhi postur anggaran secara keseluruhan, karena jika asumsi ICP naik, maka penerimaan negara dari Pajak Penghasilan (PPh) minyak dan gas bumi (migas) juga akan meningkat.

Dalam nota keuangan RAPBN-P 2016, target PPh migas ditetapkan sebesar Rp 24,29 triliun, turun dibandingkan target APBN 2016 yang sebesar Rp 41,44 triliun. Penurunan PPh migas terjadi seiring dengan turunnya asumsi ICP dari US$ 50 per barel menjadi US$ 35 per barel.

Di nota keuangan RAPBN-P 2016 disebutkan elastisitas setiap kenaikan ICP sebesar US$ 1 per barrel akan meningkatkan pendapatan negara antara Rp 3,6 triliun-Rp 4,3 triliun. Belanja negara juga akan naik Rp 2,3 triliun- Rp 4 triliun. Pemerintah masih menghitung postur bujet terbaru.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan, kenaikan ICP menjadi US$ 45 perbarel sudah memperkirakan kenaikan harga minyak dunia yang kini di level US$ 50 per barrel. "Kita tidak tahu seperti apa, tapi ke depan trennya naik," kata Sudirman.         


Reporter: Asep Munazat Zatnika
Editor: Adi Wikanto

RAPBNP 2016

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0014 || diagnostic_api_kanan = 0.0525 || diagnostic_web = 0.2196

×