kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.088   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.105   -25,11   -0,41%
  • KOMPAS100 799   -0,57   -0,07%
  • LQ45 609   0,48   0,08%
  • ISSI 211   -0,84   -0,39%
  • IDX30 343   0,47   0,14%
  • IDXHIDIV20 424   0,56   0,13%
  • IDX80 91   0,04   0,04%
  • IDXV30 116   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Gempa magnitudo 7,2 guncang Jepang, KBRI Tokyo pantau kondisi WNI


Sabtu, 20 Maret 2021 / 20:00 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Gempa bumi berkekuatan 7,2 Magnitudo mengguncang lepas pantai Prefektur Miyagi dengan kedalaman 60 kilometer pada Sabtu (21/3). 

Badan Meteorological Jepang (Japan Meteorologi Agency-JMA) menginformasikan gempa berskala 5 yang terjadi pada 18.09 waktu setempat ini berpotensi tsunami. 

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi menyatakan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo melakukan pemantauan kondisi warga negara Indonesia di Prefektur Miyagi. Termasuk beberapa wilayah yang juga merasakan gempa. 

Baca Juga: Produsen semen manfaatkan limbah abu batubara untuk bahan baku alternatif

"KBRI telah berkoordinasi dengan sejumlah perwakilan WNI di wilayah tersebut untuk memonitor kondisi WNI. Sampai saat ini KBRI masih mengumpulkan informasi baik melalui liputan awal media Jepang maupun informasi dari masyarakat," ujar Heri Akmadi. 

Lebih lanjut Heri Akhmadi mengimbau kepada WNI yang bermukim di Jepang khususnya di Prefektur Miyagi agar segera melapor kepada KBRI Tokyo. Laporan bisa dilakukan melalui layanan telepon hotline, jika dalam keadaan darurat terkait gempa. 

"Kepada WNI yang berada dalam kondisi darurat agar melapor ke hotline KBRI Tokyo. Tetap tenang dan ikuti petunjuk dari pemerintah daerah setempat," lanjut Heri Akhmadi dalam rilisnya. 

Baca Juga: Limbah abu batubara dimanfaatkan produsen semen sebagai bahan baku alternatif

KBRI Tokyo hingga kini belum mendapat informasi seputar adanya korban jiwa dari WNI dan kerugian materiil terkait gempa. Jumlah total WNI yang bermukim di Prefektur Miyagi dilaporkan ada 984 orang. (Bernadette Aderi Puspaningrum)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa M 7,2 Miyagi Berpotensi Tsunami, KBRI Tokyo Pantau Kondisi WNI"

Selanjutnya: Holding BUMN ultra mikro direstui otoritas, tapi ditolak serikat pekerja

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×