NASIONAL
Berita
Ekonomi semester II diperkirakan tumbuh 6,1%-6,3%

PERTUMBUHAN EKONOMI

Ekonomi semester II diperkirakan tumbuh 6,1%-6,3%


Telah dibaca sebanyak 719 kali
Ekonomi semester II diperkirakan tumbuh 6,1%-6,3%

JAKARTA. Para ekonom memperkirakan, pertumbuhan ekonomi masih melambat pada semester kedua 2012 ini. Direktur INDEF Enny Sri Hartati memprediksi perekonomian akan tumbuh di kisaran 6,1% - 6,3% pada paruh waktu kedua tahun ini.

Menurutnya, kinerja ekspor masih tertekan pada semester II sebagai dampak penurunan permintaan dunia. "Mudah-mudahan pertumbuhan ekonomi tidak di bawah 6% karena stimulus tidak jalan," katanya, Selasa (19/6).

Enny mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 7% tahun ini bila pemerintah dan swasta bisa bekerja dengan baik. Tapi sayangnya, dia menganggapkinerja ekonomi Indonesia belum maksimal. Salah satu buktinya, pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 6,3% pada kuartal I 2012 ini.

Di sisi lain, APBN tidak cukup memberikan stimulus ekonomi. Enny mencontohkan, dari sisi belanja, tidak ada perubahan yang fundamental dalam postur anggaran. "Anggaran belanja modal mendapat porsi yang lebih kecil daripada anggaran belanja pegawai dan belanja barang," ujarnya.

Pemerintah mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 168 triliun sedangkan belanja pegawai dan belanja barang masing-masing Rp 212 triliun dan Rp 185 triliun dalam APBN-P 2012.

Sebelumnya, Ekonom Standard Chartered Bank Eric Alexande Sugandi mengungkapkan, kinerja ekspor yang terus menurun dan defisit neraca perdagangan yang terjadi April lalu tidak akan pulih dengan cepat. Makanya, ""Pertumbuhan ekonomi kuartal II, III dan IV akan lebih lambat ketimbang kuartal I tahun ini," ungkapnya baru-baru ini.

Menurutnya, hingga akhir tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan ada di level 6%. Angka ini lebih rendah ketimbang target yang dipatok pemerintah sebesar 6,5%.

Telah dibaca sebanyak 719 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Bisnis properti tiarap dulu

    +

    Industri properti menyambut 2014 dengan pesimistis.

    Baca lebih detail..

  • Mobil baru bermunculan kendati pasar stagnan

    +

    Pelemahan ekonomi membuat pasar otomotif tak melaju cepat.

    Baca lebih detail..