kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.898
  • SUN102,00 -0,22%
  • EMAS614.076 -0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Arafat Tuding Jaksa Merekayasa Kasusnya

Senin, 26 Juli 2010 / 15:27 WIB

JAKARTA. Sidang terdakwa Kompol Arafat Annanie kembali digelar. Arafat menuding jaksa telah merekayasa kasusnya.

"Penuntut umum telah merekayasa fakta dengan maksud untuk memperkuat dakwaan yang secara yuridis tidak dapat dipertanggung jawabkan," tegas Zaidan Asnawi, pengacara Arafat, Senin (26/7).

Zaidan mengatakan salah satu indikasi rekayasa adalah nilai suap dan barang sitaan hasil penyidik berbeda jauh dari sisi nominal. Ia bilang Arafat dituding menerima suap sebesar Rp 215,25 juta sementara berbagai barang bukti yang disampaikan penuntut umum dari hasil suap mencapai Rp 933 juta. "Nilainya jauh lebih besar dari jumlah uang yang didakwakan telah diterima terdakwa," tegasnya.

Dalam eksepsinya, Zaidan juga menuding jaksa telah menghilangkan peran atasan Arafat dalam kasus Gayus."Secara tendensius penuntut umum sama sekali tidak menguraikan secara jelas dan lengkap mengenai hirarki kewenangan yang ada pada penyidik," tegasnya.

Ia bilang, semua yang dilakukan kliennya semasa menyidik Gayus merupakan titah atasan. Arafat semata pelaksana tugas. "Dia bukan pengambil segala keputusan yang terkait dengan penyidikan,"katanya.

Menurut Zaidan, kendali penyidikan berada Brigadir Jenderal Edmond Ilyas sebagai Direktur II Bareskrim lalu ada Kepala Unit Pencucian Uang dan Perbankan Kombes Eko Budi Sampurno dan Kombes Pambudi Pamungkas serta Ketua Tim AKBP Muhammad Anwar.

Sebelumnya, jaksa mendakwa Arafat menerima duit dari tersangka utama kasus ini Gayus Tambunan sebesar US$ 45.000, yang diserahkan melalui pengacara Gayus, Haposan Hutagalung.

Arafat juga didakwa menerima suap berupa motor Harley Davidson dari Alif Kuncoro. Arafat merupakan penyidik Direktorat II Ekonomi Khusus Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri.

Arafat membantah telah menerima Harley itu. Dia bilang, motor gede itu hanya titipan saja. "Akan saya buktikan kalau itu hanya titipan," tegasnya.


Reporter: Epung Saepudin
Editor: Edy Can

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×