| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Anggota DPR Tolak Skema Pembatasan BBM Bersubsidi

Kamis, 22 Juli 2010 / 16:01 WIB

Anggota DPR Tolak Skema Pembatasan BBM Bersubsidi


JAKARTA. Parlemen mempertanyakan skema pembatasan subsidi bahan bakar minyak yang dilakukan pemerintah. Pasalnya, DPR menganggap mekanismenya masih belum jelas dan bisa menimbulkan praktik pencurian BBM bersubsidi.

Sekadar Anda tahu, pemerintah berencana menjalankan sistem penyaluran BBM bersubsidi secara tertutup. Rencananya, mobil dengan tahun-tahun tertentu bakal dilarang menggunakan BBM bersubsidi.

Bagi DPR, rencana pemerintah tersebut bukanlah solusi yang pas. Sebab, pembatasan itu akan dikhawatirkan akan menimbulkan masalah baru. "Mekanismenya akan sulit dilaksanakan, ribet," kata Setya W. Yudha, anggota Komisi VII DPR, Kamis (22/7).

Sebab, dia menduga, bila rencana tersebut berjalan, penjualan BBM bersubsidi harus memilah-milah pembelinya. "Setiap pembelian harus mengecek Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), kan repot," kata Setya.

Selain itu, dia menilai, rencana pembatasan itu masih menimbulkan celah bagi pihak-pihak tertentu. "Nanti ada pemilik mobil baru yang memborong BBM bersubsidi dengan menggunakan mobil lamanya," kata Setya.

Menurut Setya, bila pemerintah ingin mengurangi beban subsidi, ada solusi yang lebih efektif. Antara lain dengan pajak progresif bagi pemilik mobil lebih dari satu unit. Kemudian, pajak progresif bagi pemilik mobil antik. "Hasil pajak progresif tersebut bisa saja dialokasikan ke BBM subsidi," kata Setya.


Reporter: Adi Wikanto
Editor: Edy Can

SKEMA PEMBATASAN BBM BERSUBSIDI

Tag
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0011 || diagnostic_api_kanan = 0.0610 || diagnostic_web = 0.2590

×