kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Yusril: GBHN harus dijadikan acuan pembangunan


Jumat, 13 Desember 2013 / 19:43 WIB
ILUSTRASI. Promo Sociolla Payday S.O.S Periode 28-31 Juli 2022


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra mengatakan Garis Besar Haluan Negara (GBHN), harus diberlakukan kembali sebagai acuan pembangunan nasional.

Ditemui usai acara Debat Kandidat Capres di kantor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta Selatan, Jumat (13/12), Yusril yang merupakan calon presiden dari PBB itu mengaku presiden akan sangat terbantu dengan GBHN, dan tidak harus menyuguhkan program baru.

"Kalau ada GBHN orang tanya ke saya, pak Yusril, anda kan mau jadi presiden, apa program anda. Saya bilang lho emang presiden punya program ? Kan presiden melaksanakan GBHN," katanya.

Jika presiden tidak melaksanakan GBHN, sang presiden bisa dimakzulkan oleh rakyat. Tugas presiden kata dia selama lima tahun adalah merealisasikan GBHN tersebut. Namun justru kini GBHN tidak lagi diberlakukan.

Sejak reformasi, GBHN tidak diberlakukan lagi, sehingga setiap presiden yang memimpin Indonesia dalam melaksanakan pembangunan bisa mengajukan programnya sendiri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×