Reporter: Siti Masitoh | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menilai, dipilihnya kembali Xi Jinping sebagai Presiden China untuk periode ketiga merupakan kabar baik bagi Indoensia, utamanya perihal investasi dari negri tirai bambu tersebut.
Bahlil memprediksi hubungan investasi antara Indonesia dan Cina bakal semakin mesra di tangan kepemimpinan XI Jinping. Optimistis tersebut terjadi tak lepas dari hubungan yang erat tantara Presiden China dengan Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Pasar Saham China Merespons Negatif Terpilihnya Xi Jinping jadi Presiden Tiga Periode
“Xi Jinping begitu terpilih lagi, hubungan (investasi) akan semakin baik dengan pemerintah Indonesia,” tutur Bahlil dalam Konferensi Pers, Senin (24/10).
Untuk diketahui, China merupakan negara dengan posisi ke dua yang Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar yang masuk ke Indoensia, nilainya pada kuartal III mencapai US$ 1,6 miliar, sedangkan jika diakumulasikan dari Januari hingga September mencapai US$ 5,2 miliar.
Selain itu, Bahlil juga tetap optimistis hubungan investasi dari China akan baik, meskipun negara tersebut sedang mengalami perlemahan ekonomi.
Justru yang dikhawatirkan Bahlil adalah, jika hubungan China dan Taiwan kian memanas. Meski begitu, Ia akan tetap waspada dan terus menjaga hubungan baik dengan kedua negara tersebut.
Baca Juga: Tiga Periode, Cengkeraman Kekuasaan Xi Jinping di China Semakin Kuat
“Jadi mengurus investasi ini jangan lari dari masalah. Kita ajak mereka mengobrol seolah bagian dari partner mereka, dengan begitu orang akan jatuh hati kepada kita. Jadi insya Allah so far so good,” imbuh Bahlil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













