kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

WIKA jadi pemimpin konsorsium BUMN kereta cepat


Selasa, 13 Oktober 2015 / 14:24 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menunjuk PT Wijaya Karya (Persero) menjadi pemimpin konsorsium BUMN untuk membangun kereta cepat Jakarta - Bandung. Penunjukan tersebut dituangkan Jokowi dalam Peraturan Presiden No. 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Jakarta dan Bandung.

Dalam perpres yang ditandatangani Jokowi 6 Oktober lalu tersebut, Wijaya Karya akan membawahi tiga BUMN yang terlibat dalam proyek tersebut. Mereka adalah; PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Jasa Marga (Persero) dan PT Perkebunan Nusantara.

Selain menugaskan Wijaya Karya menjadi pimpinan konsorsium BUMN pelaksana proyek kereta cepat Jakarta - Bandung, Jokowi dalam isi peraturan presiden yang dikutip Kontan dari situs Sekretariat Kabinet Selasa (13/10) juga memerintahkan kepada menterinya, pimpinan daerah dan juga TNI untuk melancarkan proyek tersebut.

Khusus untuk menteri, Jokowi menugaskan menteri BUMN untuk membina, mengawasi dan menkoordinasi BUMN yang melaksanakan proyek tersebut. Selain itu, dia juga menugaskan menteri agraria dan tata ruang untuk melakukan penyesuaian rencana tata ruang wilayah dengan trase jalur dan memberikan persetujuan atas pemanfaatan tanah milik pemerintah daerah dan ruang udara untuk pembangunan sarana transportasi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×