kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Waspada! Reli IHSG diprediksi akan terhenti


Jumat, 03 Januari 2014 / 08:21 WIB
ILUSTRASI. Inilah 3 Cara Melihat History TikTok yang Sudah Ditonton, Disimpan, dan Disukai


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sejak penutupan akhir tahun 2013 hingga kemarin (2/1), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selalu ditutup pada teritori positif. Tapi, analis menyarankan untuk waspada terhadap pergerakan indeks pada Jumat ini, (3/1).

Edwin Sebayang, Kepala Riset Trust Securities memprediksi, euforia kenaikan IHSG tidak akan berlangsung lama. Indeks diperkirakan melemah, dengan prediksi pergerakan di range 4.271-4.335.

"Ini merujuk pada pada keadaan DJIA langsung terkena profit taking sehingga turun tajam sebesar -135.31 poin (-0.82%) ditutup dilevel 16.441,35," tandas Edwin.

Perlu diwaspadai saham berbasis komoditas seperti minyak setelah harga minyak turun tajam sebesar -2,98% ke level U$ 95,49 per barrel seiring naiknya level cadangan minyak AS dan dimulainya eksplorasi di ladang minyak Libya.

Begitu halnya perlu diwaspadai saham berbasis timah. Sebab, setelah turun 0,88% pada hari Selasa, harga timah kembali turun di awal tahun 2014 sebesar 1,23% ke level U$ 22,074 per ton. Jadi, Edwin merekomendasikan untuk sebaiknya memilih saham ASII, BMRI, TLKM, SMGR, BBCA, GGRM, INDF, PGAS, KLBF, INTP, ACES, CPIN, SMRA, WIKA selama perdagangan hari ini.

Yuganur Wijanarko, Senior Research HD Capital juga memprediksi, IHSG pada perdagangan hari ini bakal melemah. IHSG berpotensi dilanda aksi jual di resistance, dengan range pergerakan support 4.030-4.240 dan resistance 4.366-4.410.

"Data inflasi tahunan meski di atas target pemerintah tapi sudah diprediksi pelaku pasar sehingga itu menjadi sentimen yang meringankan. Tapi, kami tetap sarankan untuk waspada akan munculnya kembali aksi jual karena reli IHSG sudah terjadi sejak akhir Desember lalu," tutur Yuganur.

Yuganur memberikan rekomendasi untuk mengoleksi saham BWPT, ADHI, BJBR, dan CPIN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×