Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan bahwa edukasi kepada investor dan trader sangat penting memahami karakter crypto. Menurutnya, aset kripto harus dipelajari.
“Jadi ketika memutuskan untuk terjun dalam perdagangan crypto juga harus memahami risiko di samping keuntungannya.” Kata jerry, Kamis (20/5).
Menurut Jerry, masing-masing instrumen dan perdagangan komoditas punya karakter masing-masing. Selain itu, cakupan kripto juga lebih luas karena worldwide dan realtime.
Faktor harga bisa dipengaruhi oleh berbagai hal yang sifatnya bisa berjangka panjang maupun pendek. Karena itu investor dan trader dituntut untuk selalu uptodate dan sigap dengan psikologi pasar.
Baca Juga: Kicauan Elon Musk ini angkat harga Bitcoin menembus level US$ 40.000
Wamendag menilai, edukasi bisa dilakukan oleh lembaga atau badan yang berkaitan dengan crypto maupun dengan inisiatif investor dan trader sendiri. Untuk yang terakhir. menurut Wamendag, harus harus dilakukan oleh semua investor aset crypto.
“Jadi dalam perdagangan kripto investor dan trader diharapkan punya inisiatif yang tinggi untuk belajar dan mengupdate diri dengan berbagai info yang berkembang dengan cepat.” katanya.
Sedangkan pendidikan mengenai perdagangan crypto oleh lembaga seperti Bappebti maupun perusahaan pedagang kripto menurut Jerry diarahkan untuk memperkuat literasi crypto itu sendiri. Literasi yang dimaksud bukan hanya mengerti mengenai bagaimana cara kerja kripto dan blockchain tetapi juga aspek manfaat dan risikonya. Ini dilakukan agar masyarakat yang ingin terjun di dunia kripto menjadi paham dan rasional dan bukan emosional.
“Sangat berbahaya jika perdagangan berbasis emosi semata. Ada ilmu baik secara ekonomis, teknis maupun psikologis. Itu yang harus dikuasai oleh investor dan trader," katanya.
Baca Juga: Valuasi bitcoin saat ini disebut berada di kisaran US$ 30.000-US$ 40.000













