kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Wah, nama Jokowi masuk dalam skenario capres PDI-P


Rabu, 02 Oktober 2013 / 18:27 WIB
ILUSTRASI. Penyebab tidur mendengkur.


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, nama Joko Widodo masuk dalam skenario figur calon presiden. Ia menyampaikan, semua telah terungkap dan dibahas dalam Rapat Kerja Nasional PDI-P yang berlangsung di Ancol, Jakarta, pada September 2013.

Dalam sebuah diskusi politik yang digelar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/10/2013), Hasto menuturkan, selain Jokowi, ada beberapa nama lain yang telah dibahas oleh PDI Perjuangan. Mereka, di antaranya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden didampingi Jusuf Kalla, dan Mahfud MD.

Skenario lainnya ialah mengusung Jokowi sebagai calon presiden dan didampingi dengan figur yang nantinya dianggap cocok. "Sebagai partai politik, kami harus siap dengan skenario politik. Di Rakernas sudah dibahas, dan dinamikanya seperti itu," kata Hasto.

Skenario calon presiden tersebut, kata Hasto, telah disampaikan kepada Megawati untuk dicermati. Dalam artian, Megawati dipercaya penuh untuk mengambil keputusan politik.

Seperti diketahui, nama Jokowi terus menjadi jawara dalam banyak hasil survei calon presiden menandingi sederet tokoh nasional. Namun begitu, PDI Perjuangan belum menentukan calon presiden yang akan diusung.

Hasil Rakernas merekomendasikan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan agar pasangan calon presiden dan calon wakil presiden disampaikan pada momentum yang tepat sesuai dengan dinamika politik nasional, kesiapan jajaran internal partai, dan kepentingan ideologis partai. (Indra Akuntono/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×