kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.985   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Vaksin AstraZeneca siap datang, pemerintah akan batasi wilayah penggunaannya


Sabtu, 20 Februari 2021 / 19:11 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah Indonesia akan mendatangkan vaksin virus corona (Covid-19) produksi AstraZeneca.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia akan mendatangkan vaksin virus corona (Covid-19) produksi AstraZeneca. Vaksin tersebut akan datang sekitar akhir bulan Februari ini.

"Akhir Februari atau awal Maret akan keluar lagi dari AstraZeneca itu 4,6 (juta dosis)," ujar Presiden Joko Widodo dalam keterangan resmi, Sabtu (20/2).

Hanya saja, vaksin AstraZeneca tersebut akan dibahas penggunaannya. Rencanya vaksin tersbeut akan digunakan secara terbatas di satu provinsi.

Baca Juga: Targetkan vaksinasi 182 juta penduduk akhir 2021, Jokowi bicara ketersediaan vaksin

Kata Jokowi, hal tersebut mempertimbangkan pengawasan masyarakat yang telah divaksin. Pasalnya, vaksinasi AstraZeneca juga dilakukan dua kali dalam kurun waktu 1 hingga 2 bulan.

"Hanya ini masih dalam pembicaraan di Kemenkes apakah ini nanti akan dikhususkan di sebuah provinsi sendiri sehingga pengelolaan manajemennya lebih mudah, ini yang belum diputuskan," terang Jokowi.

Kedatangan vaksin AstraZeneca menambah jumlah vaksin yang disiapkan oleh pemerintah untuk vaksinasi Covid-19. Sebelumnya, pemerintah mendatangkan vaksin produksi Sinovac.

Pemerintah Indonesia juga memproduksi bahan baku vaksin Sinovac. Produksi vaksin Sinovac dilakukan oleh PT Bio Farma (Persero).

Sebagai informasi, total target vaksinasi Covid-19 di Indonesia sebanyak 181,5 juta orang. Saat ini vaksinasi telah dimulai untuk tenaga kesehatan dan pekerja di sektor publik.

"Plus yang jadi prioritas adalah lansia meskipun sudah kita mulai minggu lalu," jelas Jokowi.

Berdasarkan laporan Satgas Penanganan Covid-19, hingga Sabtu (20/2), telah ada 1,22 juta orang yang divaksinasi dosis pertama. Sementara untuk dosis kedua telah ada 732.634 orang.

Selanjutnya: Kasus baru Covid-19 secara global turun 5 minggu berturut, WHO: Jangan lengah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×