kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Utang luar negeri Indonesia mencapai US$ 358,6 miliar


Senin, 16 Juli 2018 / 21:53 WIB
ILUSTRASI. Uang dollar AS


Reporter: Patricius Dewo | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Utang luar negeri Indonesia bertambah. Sampai akhir Mei 2018, utang luar negeri tercatat sebanyak US$ 358,6 miliar atau naik 0,2% dari bulan April 2018 yang sebesar US$ 358,092 miliar.

Secara tahunan, utang luar negeri Indonesia tumbuh 6,8% per akhir Mei 2018. Pertumbuhan ini lebih kecil dibandingkan bulan April 2018 yang naik 8%.

Data terbaru utang Indonesia yang dirilis Bank Indonesia (BI), Senin (16/7), menunjukkan, utang luar negeri Indonesia tersebut terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar US$ 182,5 miliar dan utang swasta termasuk BUMN mencapai US$ 176,1 miliar.

Utang luar negeri pmerintah itu terbagi dalam surat berharga negara milik non residen sebesar US$ 124,6 miliar, plus pinjaman dari kreditur asing senilai US$ 54,7 miliar.

Sementara kenaikan utang luar negeri swasta terutama dipengaruhi utang sektor pertambangan, sektor industri pengolahan, serta sektor pengadaan listrik, gas dan uap/air panas (LGA). Secara tahunan, pertumbuhan utang luar negeri ketiga sektor tersebut pada Mei 2018 masing-masing sebesar 0,2%, 3,3%, dan 11,7%.

Meski naik, utang luar negeri Indonesia hingga Mei 2018 tetap terkendali. Tercermin dari rasio utang luar negeri Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) pada akhir Mei 2018 yang sebesar 34%.

Dilihat dari jangka waktu, struktur utang luar negeri Indonesia pada akhir Mei 2018 tetap didominasi utang jangka panjang sebesar 86,3% dari total utang luar negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×