kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Usai pemilu, pemerintah perkirakan investasi stabil


Kamis, 18 April 2019 / 14:09 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memperkirakan kondisi investasi stabil usai pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) 2019. Sikap investor yang sebelumnya menunggu (wait and see) saat ini sudah berakhir. Hal itu yang dinilai membuat investasi di Indonesia kembali stabil.

"Wait and see yang dianggap menjadi salah satu faktor yang mengurangi daya investasi di Indonesia itu sekarang dianggap tidak ada," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani usai rapat di Kompleks Istana Presiden, Kamis (18/4).

Sri Mulyani bilang bahwa pasar sudah bereaksi terhadap hasil hitung cepat. Namun, saat ini masih menunggu secara resmi hasil penghitungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sejumlah cara disiapkan untuk menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia. Hal itu dilakukan sambil menunggu hasil penghitungan KPU. "Jadi, yang paling penting, penyelesaian tentang pengumuman secara resmi dan kita tetap menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia," terang Sri Mulyani.

Sri Mulyani bilang saat ini sedang melaksanakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sekaligus menyiapkan APBN 2020. Kerangka pemulihan setelah Pemilu pun akan menjadi perhatian.

"Paling penting sekarang untuk fokus bagaimana mengkomunikasikan mengenai arah kebijakan," jelas Sri Mulyani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×