kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Unjuk rasa buruh, kawasan Kuningan macet parah


Kamis, 27 September 2012 / 11:11 WIB
Unjuk rasa buruh, kawasan Kuningan macet parah
ILUSTRASI.


Reporter: Arif Wicaksono | Editor: Edy Can


JAKARTA. Lalu lintas di kawasan Kuningan, Jakarta, macet parah. Kemacetan timbul akibat aksi unjuk rasa buruh di kantor Kementerian Kesehatan di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

Pihak Kepolisian melakukan antisipasi dengan menutup jalan utama Rasuna Said mulai dari perempatan Jalan Mampang. "Jalan utama kami tutup, namun karena derasnya arus kendaraan, para pengemudi diperbolehkan lewat Rasuna Said dari arah Mampang, namun hanya melewati jalur Busway saja," ujar Aibtu Haryanto anggota Kepolisian kepada KONTAN, Kamis (27/9).

Haryanto menyarankan, kepada pengemudi yang akan melewati Jalan Rasuna Said khususnya depan Kantor Kementerian Kesehatanuntuk melewati Jalur Alternatif. Menurutnya, pengemudi bisa memilih untuk memutar lewat Jalan Sudirman atau Jalan Tebet serta Casablanca. Hal ini untuk mengantisipasi situasi kemacetan yang lebih parah di Jalan Rasuna Said.

Kepala Koordinator Komite Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sarjono  yang juga peserta unjuk rasa menuturkan, pihaknya sudah melaporkan kepada pihak Kepolisian seminggu sebelum unjuk rasa hari ini. "Ini kewajiban Kepolisian terhadap dampak kemacetan unjuk rasa ini, jauh hari kami sudah menginformasikan," ujarnya.

Menurut Sarjono, agenda unjuk rasa hari ini diawali orasi buruh di kantor Kementerian Kesehatan. Setelah itu para buruh akan melakukan  aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×