kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

UBS prediksi BI naikkan suku bunga di 2018


Kamis, 14 Desember 2017 / 21:02 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. UBS Investment Bank memproyeksi pada tahun depan Bank Indonesia (BI) akan menaikkan suku bunga acuan. Hal ini terjadi seiring adanya perbaikan pada ekonomi domestik.

Senior ASEAN Economist UBS Investment Bank Edward Teather mengatakan, Indonesia masih akan berada di kondisi yang kondusif, yakni tanpa lonjakan inflasi, namun tetap terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi tahun depan. Hal ini akan membuat BI menaikkan suku bunga acuan.

“Kami melihat bahwa BI akan menaikkan suku bunga sebesar 50bps pada semester II tahun depan untuk mencerminkan perbaikan ekonomi dan menjauhkan rupiah dari meningkatnya suku bunga The Fed,” katanya, Kamis (14/12).

Edward melanjutkan, sebagai skenario dasar, pada 2018 rupiah akan berakhir pada 13.500 per dollar AS. Adapun dalam hal terjadi penurunan sebesar 50bps atau lompatan yang lebih lagi dari yield 10-year treasury AS, menurut Edward, tidak aneh apabila rupiah akan berada di latas evel 14.000 per dollar AS tahun depan. “Kami tidak akan terkejut saat melihat rupiah di atas 14.000 dan ada kenaikan tambahan 25 bps untuk suku bunga acuan BI,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×