kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Tutupi pembengkakan, Banggar naikkan defisit RAPBN 2011


Selasa, 05 Oktober 2010 / 18:40 WIB
Tutupi pembengkakan, Banggar naikkan defisit RAPBN 2011


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Ada saja langkah pemerintah untuk menutupi pembengkakan anggaran pada 2011. Dikabarkan, pemerintah akan menaikkan defisit anggaran dari 1,7% menjadi 2,1%.

Strategi ini ditempuh setelah rencana pemerintah untuk membatalkan penundaan tarif listrik 15% pada Januari 2010 dan penurunan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dari 38,5 juta KL menjadi 36,7 juta KL ditolak DPR. Khusus untuk listrik, diperkirakan pemerintah akan defisit Rp 12 triliun.

Kabarnya wacana ini sudah diputuskan di Setgab, Senin (4/10) malam. Hanya saja, pemerintah memang belum mengajukan kenaikan itu secara resmi ke DPR.

Namun, wacana ini sudah ramai dibicarakan di kalangan dewan. "Karena, itu adalah satu-satunya jalan bagi pemerintah," kata Anggota Badan Anggaran (Banggar), Romahurmuziy, yang juga anggota Komisi VII DPR, Selasa (5/10).

Wacana ini akan menjadi pembahasan lanjutan di Banggar, Selasa malam di Kopo, Bogor. "Tunggu saja, kabarnya nanti malam," tambah Romahurmuziy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×