kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.884.000   -21.000   -1,10%
  • USD/IDR 16.625   -20,00   -0,12%
  • IDX 6.833   5,05   0,07%
  • KOMPAS100 987   -1,19   -0,12%
  • LQ45 765   1,61   0,21%
  • ISSI 218   -0,33   -0,15%
  • IDX30 397   1,17   0,30%
  • IDXHIDIV20 467   0,48   0,10%
  • IDX80 112   0,13   0,12%
  • IDXV30 114   0,08   0,07%
  • IDXQ30 129   0,38   0,29%

Tukar pikiran, Sri Mulyani bertandang ke Lapangan Banteng


Senin, 07 November 2011 / 21:02 WIB
Tukar pikiran, Sri Mulyani bertandang ke Lapangan Banteng
ILUSTRASI. Tenaga kesehatan menyiapkan vaksin saat simulasi vaksinasi COVID-19 di RS Islam, Jemursari, Surabaya, Jawa Timur. ANTARA FOTO/Moch Asim/rwa.


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can

JAKARTA. Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengunjungi kantor lamanya di Lapangan Banteng, Jakarta. Managing Director Bank Dunia kawasan Asia Pasifik Timur, Amerika Latin, Karibia, Afrika dan Timur Tengah Utara bertemu dengan Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan beberapa pejabat Kementerian Keuangan untuk bertukar pikiran mengenai kondisi ekonomi domestik dan global terkini.

"Kami bicara tentang masalah secara umum, kondisi isu-isu yang dihadapi oleh Indonesia dan juga membandingkan dengan berbagai persoalan yang dihadapi," ujarnya, Senin (7/11).

Sri Mulyani mengatakan lawatannya ke Indonesia kali ini dalam rangka menghadiri ASEAN Finance Ministers’ Investor Seminar (AFMIS) 2011 yang akan berlangsung, Selasa (8/11) esok. Dalam pertemuan menteri ekonomi ASEAN ini, Sri Mulyani akan menjadi pembicara mengenai peran dan posisi ASEAN sebagai salah satu daerah yang diharapkan masih bisa menjaga diri dari imbas krisis global.

Dalam beberapa waktu terakhir, Sri Mulyani mengaku juga baru melakukan perjalanan ke berbagai tempat yang masuk dalam wilayah tugasnya yaitu kawasan Asia Pasifik Timur, Amerika Latin, Karibia, Afrika dan Timur Tengah Utara. Makanya, dalam kesempatan ini, ia juga bertukar pikiran dengan menteri keuangan mengenai isu kebijakan strategis yang dilakukan oleh pemerintah.

“Jadi (lebih pada) tukar pikiran mengenai isu, kebijakan strategis yang dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia dan juga bagaimana membaca situasi yang sekarang ini sedang berkembang,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Cara Praktis Menyusun Sustainability Report dengan GRI Standards Strive

[X]
×