kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Total Rp 29 triliun, Indonesia borong 8 pesawat militer MV-22 Block C Osprey dari AS


Selasa, 07 Juli 2020 / 20:53 WIB
Total Rp 29 triliun, Indonesia borong 8 pesawat militer MV-22 Block C Osprey dari AS
ILUSTRASI. Pesawat V-22 Osprey terlihat saat latihan militer di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Pangkalan Angkatan Udara AS Yokota di Fussa, pinggiran Tokyo, Jepang, 21 Mei 2020. REUTERS/Issei Kato


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Indonesia bakal membeli delapan pesawat angkut militer MV-22 Block C Osprey dari Amerika Serikat (AS) senilai US$ 2 miliar atau sekitar Rp 29 triliun.

Termasuk, mesin 24 AE 1107C Rolls-Royce, 20 radar infra merah forward-looking AN/AAQ-27, sistem peringatan rudal AN/AAR-47, dan radar penerima peringatan AN/APR-39.

Selain itu, Indonesia membeli 20 senapan mesin M-240-D 7.64 mm dan senapan mesin GAU-21.

Melansir Defence News, potensi penjualan tersebut AS umumkan melalui situs Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA), Senin (6/7).

Baca Juga: Laut China Selatan: Angkatan Laut China siap melawan Angkatan Laut Amerika!

Pengumuman itu saat AS berupaya meningkatkan kehadirannya dan kemampuan negara-negara mitra di Asia Pasifik untuk menumpulkan kepentingan Cina di wilayah tersebut. 

Ini merupakan pengumuman DSCA pertama tentang penjualan senjata ke Indonesia sejak setidaknya September 2017 lalu.

Membantu Indonesia




TERBARU

[X]
×