kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.043   43,00   0,24%
  • IDX 5.734   -207,20   -3,49%
  • KOMPAS100 756   -29,06   -3,70%
  • LQ45 571   -17,70   -3,00%
  • ISSI 199   -7,39   -3,59%
  • IDX30 324   -9,93   -2,97%
  • IDXHIDIV20 403   -9,59   -2,33%
  • IDX80 86   -3,08   -3,46%
  • IDXV30 110   -3,36   -2,96%
  • IDXQ30 105   -3,00   -2,78%

Total anggaran infrastruktur hingga 2014 capai Rp 518 T


Minggu, 07 November 2010 / 13:37 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi kesehatan perempuan GIZI MAKANAN


Reporter: Irma Yani | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah bertekad untuk terus memperbaiki kondisi infrastruktur di dalam negeri agar menjadi lebih baik. Untuk itu, Pemerintah berupaya terus meningkatkan anggaran yang dialokasikan untuk infrastruktur.

"Totalnya mencapai Rp 518 triliun sampai 2014," kata Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Dedi Priatna, akhir pekan lalu.

Dedi mengatakan, dana tersebut dialokasikan untuk menyediakan infrastruktur fisik baik berupa jalan, jalan tol, pelabuhan, jembatan, pelabuhan, hingga infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan listrik negara.

Meski begitu Dedi menilai, anggaran yang disiapkan tersebut masih terbilang minim atau belum mencukupi. Sebab, jika ingin menggenjot pertumbuhan ekonomi lebih cepat, maka setor infrastruktur harus memberikan kontribusi yang cukup besar.

"Kalau lihat pengalaman di negara lain, kita butuh sekitar 5% dari Produk Domestik Bruto (PDB)," terangnya.

Padahal, total anggaran sebesar Rp 518 triliun itu hanya mampu menyumbang sekitar 2,5% dari PDB. "Saat ini kita sudah 2,5% dari PDB. Target kita dengan kemampuan yang dimiliki bisa mencapai 3,5% dari PDB," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×