kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pemerintah usut kerusakan fly over Bagindo Rajo Metik


Rabu, 20 Oktober 2010 / 16:11 WIB
Pemerintah usut kerusakan fly over Bagindo Rajo Metik
ILUSTRASI. Perkembangan Proyek LRT Palembang


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pemerintah turun tangan mengusut kerusakan jembatan layang (fly over) Jalan Bagindo Rajo Metik, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kementerian Pekerjaan Umum dan para ahli gempa akan menyelidiki apakah keretakan jembatan itu karena gempa yang terjadi di Jakarta.

Asal tahu saja, sambungan jembatan layang tersebut merenggang. Setidaknya terdapat tiga sambungan yang mulai melebar. Jaraknya sebesar 10 sentimeter, 15 sentimeter, dan 7,5 sentimeter. Padahal, sebagian ahli menilai standar toleransi renggang atau susut dalam penyambungan fly over itu hanya selebar 15 sentimeter.

"Tim yang terdiri dari para ahli gempa akan meninjau lokasi dan melihat desain jembatan layang terlebih dulu," kata Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Andi Arief, dalam siaran persnya, Rabu (20/10).

Andi Arief menambahkan, jajaran pemerintah daerah dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk terus mengevaluasi kelayakan jembatan layang di Ibukota. "Agar potensi kerawanan yang sama dapat diantispasi secara lebih baik," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×