kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

TNI tentara pendamping PBB tewas di Kongo akibat diterjang peluru di dada


Jumat, 26 Juni 2020 / 04:48 WIB
TNI tentara pendamping PBB tewas di Kongo akibat diterjang peluru di dada
ILUSTRASI. Serma Rama Wahyudi prajurit TNI gugur dalam tugas misi perdamaian Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco di Kongo Senin (22/6)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Jenazah Diurus Mabes TNI

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan Mabes TNI akan mengurus jenazah Rama. Sebab, yang memberangkatkan semua prajurit TNI dalam misi perdamaian adalah Mabes TNI.

Baca Juga: Inilah dua tentara Indonesia yang jadi korban milisi Kongo

"Kalau pengurusan, jelas dari Mabes TNI karena memang operasi mereka yang menggelar, mereka yang merencanakan, kemudian menyiapkan, menganggarkan mereka, kami juga proaktif. Artinya, kami sudah berhubungan dengan keluarga dengan satuannya," ujar Andika dikutip dari Antaranews.com, Rabu (24/6/2020).

Baca Juga: Satu tentara Indonesia yang bertugas di Kongo gugur karena serangan milisi

Andika menambahkan, TNI AD hanya menyediakan pasukan misi perdamaian. Selanjutnya, terkait penugasan merupakan atas perintah Mabes TNI. Selain itu, Andika mengungkapkan, bahwa terdapat prajurit TNI yang juga mengalami luka-luka dalam serangan tersebut. "Satu yang meninggal, satu lainnya luka-luka. Ya, mudah-mudahan masih ada harapan untuk pulih," terang dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Peluru Tembus di Dada, Tewaskan TNI Tentara Perdamaian di Kongo..."
Penulis : Achmad Nasrudin Yahya
Editor : Fabian Januarius Kuwado

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×