kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Tinjau Pasar Sentul Yogyakarta, Presiden Jokowi Dapati Harga Beras Masih Naik


Minggu, 08 Januari 2023 / 12:32 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau aktivitas perdagangan dan mengecek harga komoditas di Pasar Sentul, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu, 8 Januari 2023.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau aktivitas perdagangan dan mengecek harga komoditas di Pasar Sentul, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (8/1).

Dalam tinjauannya tersebut Presiden menyebut bahwa harga kebutuhan pokok di Pasar Sentul, Yogyakarta masih cenderung stabil. Namun, masih ada satu bahan pokok yang masih naik yakni beras.

“Hanya satu mungkin beras yang mungkin memang naik, tetapi saya melihat nanti di bulan Februari (akan turun) karena kita mulai panen (beras),” ucap Jokowi dalam keterangan tertulis, Minggu (8/1).

Baca Juga: Tinjau Pasar Gintung Lampung, Mendag: Harga Cabai dan Kedelai Masih Tinggi

Meski harga beras masih naik, Jokowi berharap stabilitas harga bahan pokok dapat terjadi di pasar-pasar lain di Tanah Air.

“Kita harapkan stabilitas seperti ini tidak hanya terjadi di Yogya saja tetapi juga di pasar-pasar di provinsi yang lain,” lanjutnya.

Selain itu, Presiden juga berharap aktivitas perdagangan bisa kembali semarak setelah pemerintah mencabut kebijakan PPKM. Menurutnya efek dari pencabutan PPK akan terlihat di bulan Februari.

Dari perbincangan dengan beberapa pedagang, Jokowi menanyakan harga kebutuhan pokok di sana. 

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Harga Beras Berpotensi Naik

Oka, salah satu pedagang sembako menyampaikan bahwa harga beras saat ini mengalami kenaikan.

“Malah naik (harga beras), belum turun malah naik, naik terus, tiap naik Rp 200 (hingga) Rp 500,” jelas Oka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×