kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Tim Jokowi-JK tak paham modus Babinsa


Jumat, 06 Juni 2014 / 16:06 WIB
Tim Jokowi-JK tak paham modus Babinsa
ILUSTRASI. Dirjen Pajak Suryo Utomo saat pemaparan capaian APBN 2021, Senin (3/1/2022).


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Anggota tim advokasi pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla, Sirra Prayuna memberikan keterangan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait dugaan pengerahan anggota bintara pembinaan desa (Babinsa) untuk memilih pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Namun, Sirra mengaku tidak mengetahui secara detil bagaimana modus yang digunakan anggota Babinsa tersebut. "Secara langsung saya memang tidak tahu persis bagaimana pola yang dipakai, bagaimana pendekatannya, apa kepentingan untuk melakukan pendataan itu. Dalam konteks itu saya datang hari ini ke Bawaslu," ujar Sirra usai menyampaikan keterangannya di Gedung Bawaslu, Jumat (6/6).

Sirra menjalani pemeriksaan selama sekita satu jam. Pemeriksaan terkait kejadian tindakan Babinsa yang turun ke masyarakat pada Sabtu (31/5) lalu. "Ditanyai, kapan saya tahu kejadian itu, siapa melakukannya, bagaimana cara perbuatan dilakukan," katanya.

Meski mengaku tidak tahu detail kejadian, Sirra membawa beberapa barang bukti yang menurutnya dapat menjadi pendukung laporannya, yaitu pemberitaan di beberapa media massa. (Deytri Robekka Aritonang)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×