kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tiga negara tawarkan bantuan merancang desain ibu kota baru, simak daftarnya


Jumat, 03 Januari 2020 / 12:11 WIB
Tiga negara tawarkan bantuan merancang desain ibu kota baru, simak daftarnya
ILUSTRASI. Menteri Pekerjaan Unum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkap, terdapat tiga negara yang menawarkan bantuan kepada Indonesia untuk ikut mendesain ibu kota negara yang baru.

Untuk sementara, tiga negara tersebut adalah China, Amerika serta Jepang.  "Ini tiga negara yang ingin menugaskan konsultannya yang sudah berpengalaman mendesain kota," ujar Basuki, Jumat (3/1).

Basuki mengungkap, ini merupakan bentuk hibah atau kerjasama dari negara lain. 

Baca Juga: Ini pemenang sayembara desain kawasan Ibu Kota Negara

Tapi, Basuki belum bisa memastikan apakah Indonesia akan menerima tawaran bantuan tersebut atau tidak.

Yang jelas, Basuki memastikan, bila asing memang tertarik untuk terlibat dalam merancang desain ibu kota baru, mereka harus melakukannya berdasarkan desain ibu kota yang sudah terpilih melalui sayembara. Artinya, dia menginginkan desain dari pemenang sayembara sebagai dasar desain ibu kota baru.

Sebelumnya, dewan juri sayembara Desain Ibu Kota Baru sudah menetapkan tiga pemenang desain ibu kota baru. Juara pertama adalah desain dengan judul Negara Rimba Nusa, disusul oleh The Infinite City, dan ketiga dengan judul Seribu Galur.

Menurut Basuki, ketiga pemenang desain ini akan berkolaborasi dan menyesuaikan desain dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga: Desain ibu kota ditentukan sebelum akhir tahun

"Jadwalnya, setelah ada pemenang sayembara, ini akan saya ajak ke lapangan. Jadi juara 1, 2 dan 3 untuk berkolaborasi jadi satu tim. Maka saya akan bawa ke lapangan untuk menyesuaikan desain dengan lapangan," kata Basuki.




TERBARU

Close [X]
×