kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45788,56   1,37   0.17%
  • EMAS1.011.000 -0,10%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.09%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.11%

Terungkap! Menlu Retno bongkar rahasia China bangkitkan ekonomi usai pandemi


Jumat, 11 September 2020 / 05:47 WIB
Terungkap! Menlu Retno bongkar rahasia China bangkitkan ekonomi usai pandemi
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pras.

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rahasia China untuk membangkitkan ekonominya usai pandemi corona terungkap. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi membocorkan rahasia China tersebut. Informasi ini didapatkan usai ia betemu dengan Menteri Luar Negeri Cina, Wang Yi tiga pekan lalu. 

Seperti yang diketahui, ekonomi China sempat terpuruk dengan pertumbuhan negatif 6,8% di kuartal I-2020, namun pada kuartal II-2020 mampu tumbuh positif sebesar 3,2%. 

"Saya bertemu Menlu China, saya tanya bagimana China bisa raih pertumbuhan ekonomi dari minus 6% di kuartal pertama?" ungkapnya dalam Rakornas Kadin, Kamis (10/9/2020). 

Retno mengatakan, China mengalami lompatan ekonomi hampir 10% dari kuartal I ke kuartal II, sehingga ekonomi negara ini bisa cepat pulih. Rahasianya adalah karena di dorong ekonomi domestik. 

Baca Juga: AS desak Asia Tenggara putus hubungan dengan perusahaan China, kenapa?

Ia mengatakan, sebelum bertemu Wang Yi, Kemenlu telah lebih dahulu melakukan riset terkait ekonomi China tersebut. Hasilnya menunjukkan pertumbuhan di topang ekonomi dalam negeri, mengingat investasi dan ekspor di kuartal II belum banyak bergerak. 

"Menlu China mengkonfirmasi, pertumbuhan ekonomi kuartal II memang ditopang oleh ekonomi domestik," imbuhnya. 

Retno mengungkapkan, China terus memberikan stimulus untuk menggerakkan perekonomian. Selain itu, China juga mengkapitalisasi kekuatan ekonomi nasional dari potensi jumlah penduduk, di mana terdapat masyarakat kelas menengah ke atas mencapai 400 juta orang. 

Baca Juga: Bahas gesekan China dengan AS, Menlu Retno: Jangan libatkan kami

"Menlu China mengatakan, jumlah kelas menengah atasnya lebih besar dari penduduk Amerika Serikat. Kita lihat, bahwa China berusaha mengkapitalisasi kebesaran jumlah penduduknya," kata Retno. 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×