kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Terpidana teroris dipindah, LP Nusakambangan rusuh


Senin, 30 Desember 2013 / 23:01 WIB
ILUSTRASI. TAJUK - Barli Halim Noe


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kericuhan di Lembaga Pemasyarakatan Batu, Nusakambangan pecah saat petugas berencana memindahkan Pepi Fernando, teroris yang terkenal dengan aksi bom buku di wilayah Jakarta.

Pepi berencana dipindahkan ke Lapas Besi Nusakambangan Senin (30/12/2013), tetapi hal tersebut mendapat penolakan dari narapidana yang sudah terkena doktrin Pepi.

"Peristiwa tersebut berawal saat kita akan memindahkan narapidana teroris yang terlibat bom buku (Pepi Fernando) dari Lapas Nusakambangan Batu," ucap Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Jawa Tengah, Heryawan saat dihubungi lewat sambungan selulernya oleh wartawan, Senin (30/12/2013).

Pemindahan tersebut dikarenakan Pepi melakukan doktrinisasi terhadap narapidana yang lain dan juga mulai merakit bom molotov.

"Tetapi saat akan memindahkan Pepi ke Lapas Besi, pengikutnya melakukan penolakan," ucapnya.

Kemudian pihak Lapas pun meminta bantuan ke Polres Cilacap dan menurunkan satu pleton pasukan Pengendali Massa (Dalmas) atau sekitar 48 orang untuk pemindahan tersebut.

"Karena bila pihak Lapas saja tidak mungkin kuat, sehingga kita minta bantuan ke Polres Cilacap," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×