kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Terjebak Konflik, Kapal Pertamina Dapat Sinyal Positif dari Iran


Jumat, 27 Maret 2026 / 17:53 WIB
Terjebak Konflik, Kapal Pertamina Dapat Sinyal Positif dari Iran
ILUSTRASI. Selat Hormuz (REUTERS/Dado Ruvic)


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mawengkang mengatakan, Kementerian Luar Negeri RI bersama dengan Kedutaan Besar Rerpublik Indonesia (KBRI) di Teheran, Iran, terus berkoordinasi terkait dengan dua kapal Pertamina yang masih terjebak di Selat Hormuz.

Kapal yang mengangkut stok bahan bakar minyak (BBM) tersebut terjebak di Selat Hormuz akibat perang yang berlangsung antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

"Terkait status kapal Pertamina, Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Tehran sejak awal terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait di Iran," kata Yvonne melalui pesan singkat, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga: Periode Lapor SPT Diperpanjang hingga April, Pelapor Akan Tak Lampaui Tahun Lalu

Dia mengatakan, dalam perkembangan koordinasi yang intens, kabar positif mulai diberikan oleh pihak Iran.

Kini koordinasi berkembang hingga ke tahapan teknis hingga operasional untuk melewati Selat Hormuz.

"Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran, yang saat ini sedang ditindaklanjuti oleh pihak terkait pada aspek teknis dan operasional," tutur Yvonne.

Sebagai informasi, Pemerintah Iran akhirnya menyampaikan syarat bagi kapal-kapal yang berstatus tidak bermusuhan (non-hostile) bila ingin melintasi Selat Hormuz.

Syarat diajukan oleh Kementerian Luar Negeri Iran ke Organisasi Maritim Internasional (IMO) mengenai hal ini. Namun, perlu diperhatikan jika ketentuan melewati celah perairan sempit itu ketat.

Teheran menekankan dua poin, yakni kapal yang lewat mesti tidak berpartisipasi dan mendukung agresi terhadap Iran. Dua kapal Pertamina milik Indonesia yang masih tertahan di Teluk Arab ialah PIS VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Baca Juga: PM Malaysia Temui Prabowo di Istana, Bahas Konflik Timur Tengah

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/27/17265631/kemlu-sebut-ada-tanggapan-positif-pihak-iran-soal-nasib-kapal-pertamina-di.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×