kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Terjadi inflasi 0,28% mom, BPS ingatkan efek musim hujan pada inflasi


Selasa, 01 Desember 2020 / 12:46 WIB
ILUSTRASI. Pedagang tanpa memakai masker melayani konsumen di salah satu pasar tradisional di Tangerang Selatan, Sabtu (31/10).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah mengalami inflasi sebesar 0,07% mom, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indeks Harga Konsumen (IHK) November 2020 kembali mengalami inflasi sebesar 0,28% mom. 

Mengingat pada akhir tahun 2020 ini adalah musim hujan, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengimbau agar Indonesia waspada agar tidak terjadi peningkatan harga yang signifikan. 

“Perlu diwaspadai terkait musim penghujan dan adanya libur panjang, barangkali terkait dengan distribusi barang bisa terhambat, karena cuaca bisa memengaruhi adanya ombak tinggi dan curah hujan tinggi,” ujar Setianto, Senin (1/12) via video conference. 

Baca Juga: BPS catat terjadi inflasi 0,28% pada November 2020

Kemudian, Setianto pun memerinci beberapa komoditas yang memberi andil terhadap inflasi pada bulan November 2020. Beberapa diantaranya adalah peningkatan harga daging ayam yang memberi andil 0,08%, telur ayam ras, dan cabai merah. 

Namun, ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga seperti emas perhiasan yang memberi andil 0,02%, kemudian beras dengan andil 0,01%, dan daging sapi yang turun 0,01%. 

Selanjutnya: Ini ramalan Faisal Basri dan Eric Sugandi soal prospek pemulihan ekonomi Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×