kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Terdakwa kasus korupsi Iyus Djuher meninggal dunia


Rabu, 23 Oktober 2013 / 12:47 WIB
ILUSTRASI. Kantor pusat Jamkrindo


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor Iyus Djuher meninggal dunia, Rabu (23/10/2013). Iyus merupakan terdakwa kasus dugaan korupsi pengurusan izin tanah pemakaman bukan umum (TPBU).

"Benar meninggal dunia," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Rabu (23/10/2013).

Informasi yang diterima Kompas.com, Iyus meninggal dunia di Rumah Sakit Kanker Dharmais. Iyus yang kini berstatus sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Bandung itu dirawat di RS Dharmais sejak beberapa waktu lalu. Dia divonis menderita kanker hati dan pendarahan otak.

Politikus Partai Demokrat itu tidak dapat mengikuti sidang pembacaan pledoi atau nota pembelaan karena menjalani perawatan di RS Dharmais.

Sebelumnya, tim jaksa penuntut umum KPK menuntut agar Iyus dihukum 4,5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan. Jaksa Penuntut Umum Eli Kusumastuti SH MHum mengatakan, terdakwa Djuher bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama seperti tertuang dalam Pasal 5 Ayat 2 jo 5 Ayat 1 huruf a juncto Pasal 55 Ayat 1 jo 64 KUHP tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dalam UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Icha Rastika/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×