kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Tenaga kesehatan bakal jadi penerima pertama vaksin Covid-19 di Indonesia


Senin, 07 Desember 2020 / 15:59 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akhirnya memutuskan bahwa tenaga kesehatan akan menjadi penerima vaksin virus corona (Covid-19) pertama di awal vaksinasi dilakukan.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Penyuntikan vaksin Covid-19 kepada tenaga kesehatan tersebut akan menunggu izin penggunaan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Nanti yang pertama akan mendapat sasaran adalah  tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang yang bekerja pada fasilitas fasilitas pelayanan kesehatan," kata dia dalam konferensi pers, Senin (7/12).

Terawan bilang telah menyiapkan sasaran dan kebutuhan vaksin bagi tenaga medis tersebut. Termasuk dengan kebutuhan vaksin per kabupaten dan kota.

Baca Juga: Menkes pastikan distribusi vaksin dilakukan dengan baik

Data tersebut nantinya akan dimasukkan dalam sistem informasi yang disiapkan. Sehingga nantinya pemberian vaksinasi dapat terpantau oleh pemerintah.

"Selanjutnya data tersebut dimasukkan dalam tim sistem informasi yang akan menyiapkan dalam bentuk data sasaran by name by address," terang Terawan.

Sebagai informasi pemerintah telah menyiapkan 3 juta dosis vaksin produksi Sinovac. Sebanyak 1,2 juta dosis telah datang pada Minggu (6/12) malam. Sedangkan 1,8 juta sisanya akan didatangkan pada Januari 2021 mendatang.

Selanjutnya: Vaksin corona tiba, bagaimana dampaknya terhadap pemulihan ekonomi Indonesia?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×