kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Tekankan protokol kesehatan, Jokowi sebut Covid belum usai


Minggu, 02 Mei 2021 / 19:58 WIB
ILUSTRASI. Tekankan protokol kesehatan, Jokowi sebut Covid belum usai


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo kembali menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan virus corona (Covid-19).

Jokowi meminta masyarakat tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan. Meskipun saat ini jumlah kasus Covid-19 di Indonesia telah mengalami penurunan kasus.

"Jangan optimisme berlebihan. Jangan merasa situasi sudah terkendali. Jangan merasa sudah aman. Belum!" ujar Jokowi dalam keterangan pers, Minggu (2/5).

Jokowi menerangkan angka kasus sembuh di Indonesia terus meningkat. Sehingga saat ini kasus aktif harian Covid-19 di Indonesia berada di kisaran 100.000 kasus.

Baca Juga: Setengah juta dosis vaksin Sinopharm tiba Sabtu, ini respons Kadin

PenerapaN protokol kesehatan penting dilakukan di seluruh wilayah di Indonesia. Tidak hanya daerah dengan zona risiko tinggi, tetapi juga bagi daerah dengan risiko sedang dan rendah.

Kepala Negara Republik Indonesia juga menegaskan masyarakat untuk tidak melaksanakan mudik selama masa libur lebaran. Langkah itu juga perlu didukung oleh pemerintah daerah.

"Saya minta kepada Gubernur, Bupati, Walikota untuk terus mengingatkan masyarakat untuk berdisiplin menjalankan protokol kesehatan dan juga bersinergi dengan pemerintah pusat dengan melarang mudik warganya pada lebaran tahun ini," terang Jokowi.

Upaya menekan Covid-19 juga berdampak besar bagi penanganan krisis ekonomi. Akibat kasus aktif yang semakin ditekan membuat kegiatan ekonomi di daerah bisa kembali bergeliat.

Selanjutnya: Epidemiolog: Waspadai risiko penularan Covid-19 di tempat umum

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×