CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Tax amnesty, Dirjen Pajak siap ditembak mati


Selasa, 06 September 2016 / 17:48 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) Ken Dwijugiasteadi mengaku siap menerima konsekuensi jika penerimaan dari program tax amnesty tak capai target. Ken mengatakan, dirinya siap menerima hukuman apapun dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Itu terserah pimpinan saya, mau dihukum apa, ditembak mati juga enggak apa," kata Ken usai konferensi pers, Selasa (6/9).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hingga 5 September 2016, jumlah uang tebusan dari amnesti pajak hanya mencapai Rp 4,87 triliun. Jumlah tersebut baru mencapai 2,9% dari target Rp 165 triliun.

Sementara itu, jumlah aset yang direpatriasikan juga baru mencapai Rp 13,08 triliun. Padahal, target repatriasi aset dari program tersebut sebesar Rp 1.000 triliun.

Sedangkan harta yang dideklarasikan baru mencapai Rp 223,89 triliun, yang juga masih jauh dari hitungan pemerintah sebelumnya sebesar Rp 4.000 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×