kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Tarif listrik 900 VA batal naik, begini dampaknya terhadap ekonomi masyarakat


Senin, 30 Desember 2019 / 18:55 WIB
ILUSTRASI. Warga memeriksa jaringan listrik miliknya di salah satu Rusun di Jakarta, Rabu (5/7).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

"Bila daya beli masyarakat terjaga, maka masyarakat bisa melakukan konsumsi. Konsumsi rumah tangga adalah mesin utama pertumbuhan ekonomi bila dilihat dari sisi permintaan," kata Eric.

Hanya saja, Eric juga meminta pemerintah juga waspada karena dengan adanya pembatalan kebijakan ini, tentu ada trade off yang harus ditanggung, yaitu potensi berkurangnya penerimaan PLN dari rencana kenaikan yang sebelumnya ditetapkan.

Baca Juga: Kuota solar subsidi diproyeksi kembali jebol di 2020, ini yang diminta BPH Migas

Sementara itu, kedua ekonom ini juga sepakat bahwa keputusan tersebut bisa menjaga inflasi umum, meski komponen pembentuk inflasi bukan hanya tentang komponen harga yang ditetapkan oleh pemerintah (administered price).

Oleh karenanya, Yusuf meminta agar pemerintah juga memperhatikan inflasi dari komponen lain selain administered price sehingga inflasi tetap terjaga stabil.

Baca Juga: Jaga daya beli masyarakat, pemerintah batalkan kenaikan tarif listrik 900 VA

"Tapi menurut saya ini dampaknya cukup positif dalam menjaga inflasi umum, khususnya di awal tahun 2020," tandas Yusuf.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×