kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Tarif Impor Indonesia untuk Barang dari AS Lebih Rendah, Pernyataan Trump Salah?


Minggu, 06 April 2025 / 05:56 WIB
Tarif Impor Indonesia untuk Barang dari AS Lebih Rendah, Pernyataan Trump Salah?
ILUSTRASI. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menilai, perhitungan tarif imbal balik (resiprokal) yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada Indonesia tidak sesuai dengan kenyataan.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menilai, perhitungan tarif imbal balik (resiprokal) yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada Indonesia tidak sesuai dengan kenyataan.

Trump menilai Indonesia telah mengenakan tarif impor atas barang-barang AS sebesar 64%, yang kemudian didiskon menjadi 32% dengan kebijakan resiprokal-nya baru-baru ini.

Mengutip laporan Rekomendari DEN Antisipasi Pengumuman Resiprokal Tarif AS yang terbit pada 2 April 2025,  berdasarkan perhitungan weighted average tarif impor yang dikenakan Indonesia sebesar 4,16%, sedangkan tarif yang dikenakan AS ke Indonesia lebih tinggi yakni sebesar 5,1%.

Sementara itu, berdasarkan simple average, tarif impor yang dikenakan Indonesia sebesar 8,56%, memang lebih besar dari tarif yang dikenakan AS ke Indonesia lebih tinggi yakni 4,18%.

Meski lebih tinggi, namun berdasarkan data tersebut, tarif impor yang dikenakan Indonesia ke AS tak sebesar pernyataan Trump yakni 64%.

Baca Juga: Ini Daftar Tarif Impor Resiprokal AS, Indonesia Kena Tambahan 32%

Lebih lanjut, DEN juga mencatat beberapa tarif atas komoditas unggulan yang diekspor Indonesia ke AS yang ternyata lebih tinggi bila dibandingkan dengan tarif yang dikenakan Indonesia atas impor barang dari AS.

Tarif Indonesia atas komoditas impor utama dari AS diantaranya, reaktor nuklir, boiler, mesin dan mekanik peralatan bagiannya (HS 84) dikenakan hanya 5,05%. Kemudian, (HS 85) mesin listrik dan peralatan dan bagiannya 4,80%,(HS 27) bahan bakar mineral, minyak mineral dan produk bitumen zat 3,89%,

Kemudian, (HS 23) residu dan limbah dari industri makanan siap pakan ternak 2,54%, (HS12) biji dan  buah mengandung minyak, biji-bijian lain-lain, biji-bijian dan buah 0,02%, dan (HS: 47) pulp kayu atau lainnya bahan selulosa berserat 0,00%.

Selanjutnya, tarif AS atas komoditas ekspor utama Indonesia diantaranya, (HS 61) artikel pakaian dan aksesoris pakaian, rajutan 14,73%, (HS 64) alas kaki, pelindung kaki dan suka, bagian dari artikel tersebut 11,40%.

Lalu,  (HS: 62) artikel pakaian dan aksesoris pakaian, tidak dirajut 11%, (HS: 40) karet dan barang 1,30%, (HS: 15) hewan, sayuran atau lemak dan minyak mikroba 0,12%, (HS: 85) Mesin listrik dan peralatan dan bagian-bagiannya 0,00%.

Baca Juga: Kebijakan Parkir DHE SDA Jadi Alasan Trump Kenakan Tarif Impor 32% untuk Indonesia

Selanjutnya: DEN Sebut Kebijakan Tarif Trump Berpotensi Positif Ke Ekonomi RI, Ini Syaratnya

Menarik Dibaca: Resep Bolu Pandan Ketan Hitam Kukus, Camilan saat Weekend yang Lembut Banget

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×