kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Target PKS bukan untuk mengalahkan Jokowi


Rabu, 05 Februari 2014 / 06:56 WIB
ILUSTRASI. Proses integrasi antara Semen Baturaja dengan Semen Indonesia merupakan inisiatif pemegang saham utama Seri A, yakni pemerintah. Foto Dok SMBR


Sumber: Kompas.com | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq menilai, banjir yang melanda Ibu Kota dalam dua pekan terakhir akan memperkecil peluang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk menjadi calon presiden.

Hal itu disampaikan Mahfudz, di Kompleks Parlemen, Selasa (4/2). "Saya khawatir banjir berkepanjangan ini semakin memperkecil peluang Jokowi menjadi capres. Saya berdoa agar hujan jangan lama-lama," ujar Mahfudz.

Ia mengatakan, pernyataan yang disampaikannya bukan untuk menaikkan elektabilitas tiga bakal capres PKS yang baru ditetapkan, yakni Anis Matta, Hidayat Nur Wahid, dan Ahmad Heryawan. Menurutnya, target PKS bukan untuk mengalahkan Jokowi.

"Kami bukan mau mengalahkan Jokowi, tapi kami ingin berkompetisi," ujar Mahfudz. Mahfudz menjelaskan, tiga bakal capres PKS diminta untuk mendongkrak elektabilitasnya masing-masing dan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Setelah pemilihan legislatif, kata Mahfudz, Majelis Syuro PKS akan menggelar rapat musyawarah untuk memutuskan calon yang diusung partainya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×