kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Target PKS bukan untuk mengalahkan Jokowi


Rabu, 05 Februari 2014 / 06:56 WIB
ILUSTRASI. Proses integrasi antara Semen Baturaja dengan Semen Indonesia merupakan inisiatif pemegang saham utama Seri A, yakni pemerintah. Foto Dok SMBR


Sumber: Kompas.com | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq menilai, banjir yang melanda Ibu Kota dalam dua pekan terakhir akan memperkecil peluang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk menjadi calon presiden.

Hal itu disampaikan Mahfudz, di Kompleks Parlemen, Selasa (4/2). "Saya khawatir banjir berkepanjangan ini semakin memperkecil peluang Jokowi menjadi capres. Saya berdoa agar hujan jangan lama-lama," ujar Mahfudz.

Ia mengatakan, pernyataan yang disampaikannya bukan untuk menaikkan elektabilitas tiga bakal capres PKS yang baru ditetapkan, yakni Anis Matta, Hidayat Nur Wahid, dan Ahmad Heryawan. Menurutnya, target PKS bukan untuk mengalahkan Jokowi.

"Kami bukan mau mengalahkan Jokowi, tapi kami ingin berkompetisi," ujar Mahfudz. Mahfudz menjelaskan, tiga bakal capres PKS diminta untuk mendongkrak elektabilitasnya masing-masing dan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Setelah pemilihan legislatif, kata Mahfudz, Majelis Syuro PKS akan menggelar rapat musyawarah untuk memutuskan calon yang diusung partainya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×