kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.058   58,00   0,32%
  • IDX 5.730   -210,77   -3,55%
  • KOMPAS100 758   -27,46   -3,50%
  • LQ45 573   -16,40   -2,78%
  • ISSI 199   -7,27   -3,53%
  • IDX30 325   -8,75   -2,62%
  • IDXHIDIV20 404   -8,46   -2,05%
  • IDX80 86   -2,88   -3,24%
  • IDXV30 110   -3,37   -2,97%
  • IDXQ30 105   -2,52   -2,33%

Tak kunjung diberangkatkan, jamaah umrah Rifa Jannah melapor ke Polda Metro Jaya


Jumat, 31 Agustus 2018 / 22:18 WIB
ILUSTRASI.


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

Ada korban lain

Indah tak sendiri. Tri Kusuma Handayani mengatakan, ibundanya juga menjadi korban biro perjalanan itu.

Menurut Tri, sang ibu diam-diam mendaftarkan diri untuk mengikuti perjalanan umrah pada Maret 2018 dan dijanjikan berangkat pada 19 April 2018.  Namun hingga waktu yang dijanjikan sang ibu tak diberangkatkan.

"Pihak biro kemudian mengirimkan surat kalau keberangkatan diundur menjadi Mei 2018," kata Tri, Jumat.

Dengan berbagai alasan, biro perjalanan terus memberitahukan penundaan pemberangkatan ibunda Tri. Karena merasa janggal, Tri meminta pemilik PT Rifa Jannah Wisata atau My Jannah mengembalikan uang yang telah disetorkan.

Pihak My Jannah kemudian mentransfer uang sebesar Rp 2 juta dari total uang Rp 30,5 juta yang dibayarkan. Tri juga kemudian menyambangi kantor My Jannah di Jalan Antasari. Namun kantor tersebut tak beroperasi lagi.

"Dia (Gery pemilik My Jannah) mengaku kolaps sejak Maret 2017 dengan alasan karena membantu korban Abu Tour," kata Tri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono mengatakan, polisi saat ini masih menyelidiki kasus tersebut. (Sherly Puspita)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tertipu Penawaran Umrah di Instagram "My Jannah", Jemaah Lapor Polisi",

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×