kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Tak Kebal Hukum, Danantara Bisa Diaudit BPK dan KPK


Senin, 24 Februari 2025 / 15:45 WIB
Tak Kebal Hukum, Danantara Bisa Diaudit BPK dan KPK
ILUSTRASI. CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani menyatakan, Danantara tidak kebal hukum.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani menyatakan, Danantara tidak kebal hukum. Hal ini merespons adanya penilaian bahwa Danantara tidak bisa diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Pertama yang ingin saya sampaikan, tidak ada yang kebal hukum di negara ini. Jadi KPK bisa, apalagi kalau ada tindakan yang tidak patut atau kriminal, sangat-sangat bisa. BPK, ya kan ada program PSO (public service obligation)," ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2).

Rosan menambahkan, semua BUMN yang dapat dan menjalankan program PSO bisa diaudit BPK.

Baca Juga: Prabowo Sebut Investasi Awal Danantara Menyasar 20 Proyek Strategis

"Jadi, berita ini harus diluruskan. Dan semua itu ikut mengawasi kita dan ikut berperan aktif dalam rangka memastikan bahwa kita berjalan dengan baik benar," ucap Rosan.

Rosan melanjutkan bahwa nilai utama dari Danantara tidak hanya terletak pada pengelolaan aset yang mencapai sekitar US$ 900 miliar. Akan tetapi lebih pada misinya sebagai instrumen pemerintah dalam meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Pesan dari Presiden Prabowo bahwa Danantara harus dijalankan dengan tata kelola pusat yang benar, good governance, kehati-hatian, transparan, dan penuh dengan integritas. 

"Ini adalah guideline yang disampaikan oleh Bapak Presiden langsung dalam kita mengelola aset-aset BUMN dan juga dalam kita menjalankan investasi kita ke depannya," jelas Rosan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×