kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.045   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.679   -160,98   -2,76%
  • KOMPAS100 750   -21,20   -2,75%
  • LQ45 566   -14,52   -2,50%
  • ISSI 199   -4,62   -2,27%
  • IDX30 321   -7,81   -2,38%
  • IDXHIDIV20 397   -10,10   -2,48%
  • IDX80 85   -2,23   -2,55%
  • IDXV30 108   -3,62   -3,25%
  • IDXQ30 104   -2,35   -2,21%

Tak hanya insentif, Hipmi minta pemerintah juga hidupkan iklim usaha UMKM


Rabu, 15 April 2020 / 17:43 WIB
ILUSTRASI. Penjahit UMKM memproduksi masker batik di Pakistaji, Banyuwangi, Jawa Timur


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta tindakan cepat bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sebelumnya pemerintah telah menyiapkan stimulus untuk membantu UMKM yang terkena dampak ekonomi dari virus corona (Covid-19). Guna mempercepat stimulus, perlu juga ada petunjuk teknis yang jelas bagi pemerintah agar dapat berjalan.

Baca Juga: Insentif corona bagi UMKM berlaku bagi yang bisnisnya sehat

"Kita lihat di lapangan kan belum jelas mengenai regulasinya seperti apa," ujar Wakil Ketua Hipmi Anggawira saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (15/4).

Aturan yang jelas akan membuat stimulus bisa dimanfaatkan dengan cepat. Di tengah pandemi Covid-19 ini memang implementasi di lapangan harus bisa dilakukan dengan cepat.

Selain stimulus, Hipmi juga pemerintah memberikan penanganan cepat untuk membangun iklim usaha. Hal tersebut beriringan dengan stimulus yang ada.

Saat ini UMKM mengalami penurunan hingga 80%. Oleh karena itu tindakan cepat diperlukan untuk menjaga iklim usaha agar industri tetap hidup.

"Kalau UMKM dikasih uang tapi kegiatan bisnisnya tidak ada juga tidak bisa ngapa-ngapain," terang Anggawira.

Baca Juga: Mitigasi dampak corona (covid-19) ke UMKM, ini 4 arahan Jokowi ke para menterinya

Anggawira bilang pemberdayaan UMKM bisa dilakukan dengan melibatkan UMKM dalam program pemerintah. Sehingga kegiatan produksi UMKM bisa terus berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×