kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.939   104,00   0,58%
  • IDX 6.299   -76,31   -1,20%
  • KOMPAS100 819   -14,09   -1,69%
  • LQ45 623   -9,92   -1,57%
  • ISSI 219   -2,18   -0,99%
  • IDX30 345   -5,37   -1,53%
  • IDXHIDIV20 429   -4,96   -1,14%
  • IDX80 93   -1,50   -1,58%
  • IDXV30 117   -1,48   -1,24%
  • IDXQ30 111   -1,66   -1,48%

Tak cukup bebaskan visa untuk dorong pariwisata


Rabu, 24 Juni 2015 / 14:39 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai pemerintah perlu mencari inovasi untuk meningkatkan devisa dari sektor pariwisata. Sejauh ini, kebijakan yang sudah dikeluarkannya barulah dengan cara membebaskan visa masuk bagi wisatawan mancanegara.

Indonesia sudah membebaskan visa bagi 30 negara tahun ini. Dengan membebaskan visa kedatangan, diharapkan penduduk negara tersebut bisa semakin tertarik ke Indonesia.

Hal itu memang dianggap bisa mendorong pertumbuhan industri pariwisata. Tapi "Menurut saya masih perlu terobosan-terobosan lagi agar betul-betul ada lonjakan pariwisata," ujar Jokowi, Rabu (24/6) di kantornya, kompleks Istana Keptresidenan, Jakarta.

Hanya saja, Jokowi tidak menjelaskan kebijakan apa yang akan dikeluarkan. Yang jelas Ia berharap aliran dana segar di sektor pariwisata bbisa mengalir lebih deras.

Hal itu disampaikannya ketika membuka sidang kabinet terbatas hari ini di Kantornya. sidang kabinet terbatas kali ini memang membahas mengenai perkembangan pariwisata Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×