kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Tak cukup bebaskan visa untuk dorong pariwisata


Rabu, 24 Juni 2015 / 14:39 WIB
Tak cukup bebaskan visa untuk dorong pariwisata


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai pemerintah perlu mencari inovasi untuk meningkatkan devisa dari sektor pariwisata. Sejauh ini, kebijakan yang sudah dikeluarkannya barulah dengan cara membebaskan visa masuk bagi wisatawan mancanegara.

Indonesia sudah membebaskan visa bagi 30 negara tahun ini. Dengan membebaskan visa kedatangan, diharapkan penduduk negara tersebut bisa semakin tertarik ke Indonesia.

Hal itu memang dianggap bisa mendorong pertumbuhan industri pariwisata. Tapi "Menurut saya masih perlu terobosan-terobosan lagi agar betul-betul ada lonjakan pariwisata," ujar Jokowi, Rabu (24/6) di kantornya, kompleks Istana Keptresidenan, Jakarta.

Hanya saja, Jokowi tidak menjelaskan kebijakan apa yang akan dikeluarkan. Yang jelas Ia berharap aliran dana segar di sektor pariwisata bbisa mengalir lebih deras.

Hal itu disampaikannya ketika membuka sidang kabinet terbatas hari ini di Kantornya. sidang kabinet terbatas kali ini memang membahas mengenai perkembangan pariwisata Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×