kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Syafii Maarif bersedia bergabung di Tim Tujuh


Selasa, 27 Januari 2015 / 09:39 WIB
ILUSTRASI. Selasa (8/8), empat emiten mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

YOGYAKARTA.  Tokoh Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif, telah mengatakan kesediannya untuk turut bergabung di tim tujuh bentukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tim yang akan menjadi penengah kisruh berkepanjangan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri ini rencananya akan diketuai mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie.

Pria yang akrab disapa Buya Syafii itu pun menegaskan tim tujuh harus segera gerak cepat. Sebab saat ini sudah ada gerakan sistematis yang dilakukan untuk melumpuhkan KPK.

"Jika hal ini berlarut-larut, maka Indonesia sedang menggali kuburan masa depannya sendiri," ujarnya, Senin (26/1).

Ia juga menuntut partai politik (parpol) harus segera bersikap dewasa. Jika partai politik masih ingin mempertahankan eksistensinya di masa depan, maka harus berhenti bertindak munafik. Partai politik jangan lagi berpura-pura tidak ikut campur, namun diam-diam melakukan perlawanan secara masif.

"Dalam kasus ini kita semua dituntut berpolitik secara dewasa. Masih banyak permasalahan bangsa lain yang mendesak untuk diselesaikan. Jangan sampai energi habis hanya dengan permasalahan sepele," tegasnya. (Pristiqa Ayun Wirastami)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×