kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.676   12,00   0,07%
  • IDX 6.628   -8,29   -0,12%
  • KOMPAS100 866   -1,10   -0,13%
  • LQ45 656   -1,74   -0,26%
  • ISSI 232   1,12   0,49%
  • IDX30 367   -1,05   -0,29%
  • IDXHIDIV20 453   -1,40   -0,31%
  • IDX80 99   -0,03   -0,03%
  • IDXV30 126   0,66   0,53%
  • IDXQ30 117   -0,45   -0,39%

Susi laporkan 20.000 ton ikan ilegal ke Jokowi


Senin, 22 Juni 2015 / 13:46 WIB


Sumber: Antara | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan di Istana Merdeka itu untuk membahas penanganan penangkapan ikan ilegal (ilegal fishing).

"Hanya melaporkan mengenai penanganan 'ilegal fishing' dimana ada lebih dari 20.000 ton ikan disita untuk dilelang," ujar Menteri Susi Pudjiastuti usai bertemu dengan Presiden Jokowi, Senin.

Selain itu, masalah lain yang juga dibahas dengan Presiden terkait dengan sektor perikanan seperti isu perbudakan dan perpajakan dari hasil tangkap. Kemudian presiden juga membahas untuk bagaimana dapat memajukan industri perikanan di tanah air. "Presiden gemes atas perikanan kita, padahal kita ini kaya tapi kok justru orang lain yang menikmati," tambah Susi.

Susi juga menambahkan bahwa untuk mengatasi ilegal fishing diperlukan usaha untuk memberdayakan nelayan kita, seperti yang sudah berjalan baru-baru ini. "Dengan adanya usaha pemberdayaan nelayan kita, saat ini kita sudah mulai dapat menikmati hasil laut kita," ujar Susi.Budi Suyanto

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×