kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Susi laporkan 20.000 ton ikan ilegal ke Jokowi


Senin, 22 Juni 2015 / 13:46 WIB


Sumber: Antara | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan di Istana Merdeka itu untuk membahas penanganan penangkapan ikan ilegal (ilegal fishing).

"Hanya melaporkan mengenai penanganan 'ilegal fishing' dimana ada lebih dari 20.000 ton ikan disita untuk dilelang," ujar Menteri Susi Pudjiastuti usai bertemu dengan Presiden Jokowi, Senin.

Selain itu, masalah lain yang juga dibahas dengan Presiden terkait dengan sektor perikanan seperti isu perbudakan dan perpajakan dari hasil tangkap. Kemudian presiden juga membahas untuk bagaimana dapat memajukan industri perikanan di tanah air. "Presiden gemes atas perikanan kita, padahal kita ini kaya tapi kok justru orang lain yang menikmati," tambah Susi.

Susi juga menambahkan bahwa untuk mengatasi ilegal fishing diperlukan usaha untuk memberdayakan nelayan kita, seperti yang sudah berjalan baru-baru ini. "Dengan adanya usaha pemberdayaan nelayan kita, saat ini kita sudah mulai dapat menikmati hasil laut kita," ujar Susi.Budi Suyanto

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×