kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Susi Diminta Beri Nama 22 Pulau Baru di Aceh


Minggu, 21 Desember 2014 / 13:17 WIB
ILUSTRASI. Dalam IPO, WIDI akan melepas sebanyak-banyaknya 400 juta saham biasa atau setara 25% dari modal ditempatkan dan disetor usai IPO./Carolus Agus Waluyo/26/10/2018.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti diminta memberikan nama bagi 22 pulau baru di perairan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Dia menyanggupi permintaan itu.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (21/12) pagi, Susi datang ke Kabupaten Simeulue, NAD, Sabtu (20/12) kemarin. Susi bersama beberapa kepala direktorat jenderal kementeriannya disambut Bupati Simeulue Riswan.

"Bupati menjelaskan kepada Menteri Susi, pascatsunami di sana, muncul 22 pulau kecil baru. Pemerintah diharapkan segera meneliti dan memberikan nama," tulis siaran pers tersebut.

Susi mengaku menyambut baik permintaan bupati tersebut. Dia memerintahkan Kepala Direkorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) KKP Sudirman Saad yang turut serta dalam rombongan untuk memulai proses toponimi.

Toponimi sendiri yakni pembahasan secara ilmiah tentang nama suatu tempat, asal-usul, arti, penggunaan serta tipologinya. Kedatangan Susi dan sejumlah Dirjen di kementeriannya ke Serambi Mekkah itu dalam rangka kunjungan kerja.

Susi disambut baik oleh pemerintah kabupaten setempat dan Ketua Majelis Adat Kabupaten Simeulue. Saat pertama mendarat di Bandara Lasikin Sinabang, Simeulue, sang bupati menyambut dengan berkata, "selamat pulang kampung, Bu Susi".

Diketahui, Susi yang juga seorang pengusaha di bidang perikanan memiliki aset di kabupaten tersebut. Asetnya dianggap menghasilkan keuntungan bagi masyarakat setempat. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×