kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Survei: Yang puas kinerja SBY, lebih pilih Prabowo


Minggu, 29 Juni 2014 / 19:10 WIB
ILUSTRASI. 5 Bahan Alami yang Efektif Menyamarkan Flek Hitam pada Wajah


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengatakan, Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono secara tidak langsung memengaruhi elektabilitas calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Masyarakat yang puas akan kinerja SBY diyakini akan memilih Prabowo-Hatta.

"Pemilih yang puas dengan kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lebih banyak memilih Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, sedangkan pemilih yang tidak puas terhadap kinerja SBY lebih banyak memilih Jokowi-JK," kata M Qodari, Minggu (29/6), di Jakarta.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Indobarometer pada 16-22 Juni 2014, kata Qodari, dukungan terbuka dari para anggota DPR Fraksi Demokrat maupun tokoh Partai Demokrat turut mengatrol dukungan terhadap Prabowo-Hatta. Secara keseluruhan, Qodari memperkirakan suara pemilih Demokrat terhadap Prabowo-Hatta mencapai 50 persen, sedangkan 33,8 persen lain "lari" ke Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Pemilih Demokrat kini lebih banyak memilih Prabowo-Hatta. Meski Partai Demokrat masih menyatakan netral di tingkat DPP, tapi di tingkat Fraksi DPR RI dan individu pengurus Demokrat mayoritas ke Prabowo-Hatta," kata Qodari.

Survei Indo Barometer ini melibatkan 1.200 responden di 33 provinsi Indonesia. Dari survei tersebut, pasangan capres-cawapres nomor urut dua, Jokowi-JK, unggul dengan 46,0 persen suara responden. Adapun pasangan nomor urut satu, Prabowo-Hatta, mendapatkan dukungan dari 42,6 persen responden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×