kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Sudah Mulai Panen Raya, Stok Beras yang Dikuasai Bulog Baru 283.883 Ton


Rabu, 12 April 2023 / 06:02 WIB
ILUSTRASI. stok beras yang sudah berhasil dikuasai Bulog baru mencapai 288.883 ton per 6 April 2023.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sentra produksi beras mulai melaksanakan panen raya di beberapa wilayah. Namun, Perum Bulog melaporkan, stok beras yang sudah berhasil dikuasai baru mencapai 288.883 ton per 6 April 2023.

Di mana rinciannya adalah Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 267.446 ton dan stok beras komersial sebesar 16.437 ton.

"Adapun jumlah stok yang dikuasai ke depan akan bertambah seiring dengan penyerapan dari panen raya," ujar Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (11/4).

Sementara, mengenai realisasi pengadaan beras dalam negeri, per 6 April 2023 serapannya baru mencapai 143.311 ton. Jumlah itu terdiri dari pengadaan CBP sebesar 93.955 ton dan komersial sebesar 49.316 ton.

Baca Juga: Stok Banyak, Mendag: Harga Beras Turun Rp 500

Meski mengalami peningkatan dari sebelumnya, realisasi penyerapan dalam negeri saat ini masih jauh dari target yang ditentukan oleh pemerintah yaitu 2,4 juta ton.

Diberitakan Kontan.co.id sebelumnya, Buwas mengakui ada kesulitan dalam melakukan penyerapan beras dari petani.

Menurut Buwas, salah satu penyebabnya adalah harga beras di lapangan jauh lebih tinggi dari harga pembelian pemerintah. Selain kalah dengan HPP, Buwas menambahkan pengusaha juga berusaha mengambil beras antar daerah.

"Kita datang ke lapangan ke Sulawesi Selatan dengan Presiden itu ternyata juga kita kalah dengan HPP," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×